Elemen Penting Dalam Interior Bergaya Jepang

Jepang memiliki interior yang khas dengan menonjolkan kesan bersih, minimalis dan lapang. Tampilan tersebut didapatkan melalui penerapan arsitektur Jepang dan konsep estetika yang berakar dari budaya hidup Zen. Berkembangnya gaya Jepang dalam arsitektur global membuat filosofi Zen dan arsitektur Jepang semakin dikenal dan diadopsi dalam bangunan arsitektur dan juga interior modern.

Walaupun hadir dengan gaya yang lebih modern, interior rumah Jepang ini memiliki banyak unsur dari konsep arsitektur tradisional Jepang. Fitur seperti sojhi, pintu geser yang terbuat dari kayu dan juga tatami semakin banyak dihadirkan pada rumah ataupun arsitektur yang menggunakan konsep Jepang modern.




Jika antara ingin menerapkan konsep gaya Jepang kedalam hunian anda, maka sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu prinsip dasar arsitektur Jepang sehingga mengetahui apa saja yang perlu diterapkan. Berikut ini adalah 5 elemen yang disebut-sebut tidak dapat dilepaskan dari arsitektur Jepang.

1. Penggunaan Material Kayu dan Bambu

Struktur rumah tradisional Jepang merupakan struktur rumah yang menerapkan kealamian sehingga menggunakan cukup banyak material alami seperti kayu dan bambu. Pintu, jendela dan plafon banyak menggunakan kayu dan bambu sebagai material utama. Material ini digunakan dalam kondisi raw material yang dimana kayu tidak dilindungi dengan pelapis sehingga terekspos pada keadaan mentah.

Pada versi modern, material seperti ini masih banyak digunakan akan tetapi kayu dan bambu lebih banyak digunakan untuk melapisi lantai ataupun seabgai material untuk furnitur daripada material bangunan. Kayu pada versi modern ini juga telah dilapisi dengan finishing untuk menambah daya tahan sekaligus mencegah terjadinya kerusakan.

2. Desain Furnitur yang Otentik

Pada umumnya furnitur dengan gaya Jepang memiliki bentuk yang tidak terlalu tinggi dengan desain yang terlihat tegas dan jelas. Desain ini sengaja dibuat sedikit lebih rendah untuk mendukung setiap aktivitas yang dilakukan ketika duduk diatas lantai.

Elemen Penting Dalam Interior Bergaya Jepang

Sofa dan kursi lesehan banyak digunakan pada interior rumah dengan gaya Jepang ini. Sekali pun ruangan didalam rumah tidak memiliki konsep lesehan, anda dapat menggunakan furnitur yang tidak memiliki kaki yang terlalu tinggi dan juga tingkat yang terlalu banyak.

3. Tata Ruang Open Space Yang Efisien

Tata ruang terbuka atau open space merupakan kunci dari kesan lapang yang dimiliki oleh rumah dengan konsep gaya Jepang. Tanpa adanay sekat, interior dari rumah atau bangunan yang memiliki ukuran kecil akan terlihat lebih luas. Sekat ini juga sering menjadi penghambat hubungan antara ruang.

Selain itu, dalam penataan konsep open space Jepang ini, segala keputusan perlu dipertimbangkan dengan baik. Tidak ada elemen yang tidak memiliki fungsi dalam konsep gaya Jepang bahkan sekalipun elemen tersebut hanya untuk memeriahkan. Setiap elemen yang berada didalam mulai dari furnitur hingga dekorasi memiliki fungsi tersendiri yang mendukung aktivitas penggunanya.

4. Pencahyaan Alami Yang Banyak

Pencahayaan yang banyak didalam ruangan merupakan salah satu faktor mengapa interior gaya Jepang terlihat terang dan bersih selain dari perpaduan warna dan juga penggunaan material alami. Warna utama digunakan sering kali adalah warna netral dan terang seperti putih dan krem.

Elemen Penting Dalam Interior Bergaya Jepang

Jendela dengan bukaan yang besar menjadi sumber masuknya pencahayaan alami yang dimana memiliki peranan besar terhadap estetika interior. Cahaya alami ini selain menerangi seisi rumah juga membuat rumah menjadi lebih segar.

5. Area Transisi

Terdapat dua area transisi yang sering hadir pada interior rumah dengan gaya Jepang yaitu foyer yang berfungsi untuk menghubungkan bagian teras dengan bagian dalam rumah dan area semi outdoor yang menjadi pembatas area interior dan eksterior.

Walaupun tertutup, area foyer ini memiliki cukup banyak pencahayaan dari luar. Selain itu, foyer juga dilengkapi dengan berbagai fitur seperti rak sepatu ataupun hiasan keramik dan rangkaian bunga. Sementara itu pada area semi-outdoor biasanya terdapat taman kecil ataupun kolam ikan. Kedua area ini merupakan faktor penting untuk menghadirkan nuansa alami pada rumah dan memastikan rumah selalu terhubung dengan alam.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.